Jumat, 29 Juni 2018

Sepenggal Kisah di Kelam Malam

Langit malam yang terang
Bulan menyingsing jernih di antara awan tipis
Tapi aku malah menyumpah
Berserapah sambil menanggalkan kutukan

Sakit yang dulu kau torehkan
Hingga kini pun masih kurasakan

Sunyi
Senyap
Suramnya hidupku
Tak pernah bisa kurelakan segala perih ini

Berusahalah meraih tawa, wahai pujangga
Tapi asamu hanya akan menjadi buih di lautan nun jauh

Bagaimana mungkin kubiarkan kau rengkuh kebahagiaan
Sementara kehidupan suram menantiku di depan

Tapi jangan berputus asa, wahai Pujangga..
Berusahalah,
Berusahalah,
Berusahalah, hingga kau akhirnya jatuh dalam kesengsaraan
Sama sengsara dan menderitanya dengan diriku kini

Tak akan pernah bisa kurelakan kau merengkuh asa
Selamanya, hiduplah dalam kehampaan, wahai Pujangga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar