Tulisan ini sebenarnya sudah lama juga, tapi lumayan good pengalamannya he
Jadi ceritanya, waktu itu berangkat kerja lewat jalan Soekarno-Hatta. Setelah perjalanan panjang yang bikin lelah batin (macet, ya lampu merahnya lama, dan angkot ngetem), lalu kembali terjebak macet di perempatan Cibinong, tiba-tiba saja perhatian teralihkan ke suara seorang pengamen jalanan.
Bukan lagunya yang bikin saya terpukau, tapi dakwah yang beliau sampaikan saat mencari nafkah. Setelah selesai memainkan kecrekan dan menyanyikan satu - dua bait lagu, pria berusia 30 tahunan itu berhenti lalu mengkhutbahkan petikan ceramah. Entah ia dengar darimana.
Hmm.. menarik. Saya pun melipir ke pinggir lalu menunggu beliau untuk istirahat.